Berita terkini, informasi terbaru Indonesia
Health  

8 Fakta Hydroquinone, Manfaat dan Efek Buruk Penggunaan

fakta hydroquinone
Fakta Hydroquinone (Photo by stevepb)

Hidrokuinon memang memberikan banyak manfaat bagi kulit. Namun, tidak semua orang tahu fakta hydroquinone ternyata juga cukup berbahaya.

Apakah kamu pernah mendengar nama dr. Richard Lee? Nah, beliau ini jadi salah satu dokter estetik yang gencar menyuarakan betapa berbahayanya bahan aktif hidrokuinon jika tidak bijak dalam menggunakannya. 

Di ulasan ini, kamu akan mengetahui apa saja fakta-fakta hydroquinone, salah satu bahan aktif yang berbahaya, bahkan bisa melebihi efek bahan aktif mercury

Fakta-Fakta Bahan Aktif Hydroquinone 

Hidrokuinon adalah bahan aktif yang cukup populer untuk mencerahkan area-area tertentu pada kulit. Bahan aktif ini menjadi salah satu yang paling efektif hingga saat ini. 

Maka dari itu, tidak heran jika banyak dokter kulit yang menyarankan penggunaan hidrokuinon. Terutama untuk mencegah hiperpigmentasi. Namun, sebelum memutuskan untuk menggunakan bahan aktif ini, sebaiknya ketahui terlebih dahulu fakta-faktanya.

1. Hidrokuinon Hanya Berfokus Penyembuhan Luka Jangka Pendek

Hiperpigmentasi merupakan kondisi area kulit tertentu yang menggelap. Umumnya, hiperpigmentasi terjadi akibat adanya luka atau jerawat. Kondisi ini akan lambat sembuhnya jika menggunakan bahan aktif lain untuk mengobati. 

Hidrokuinon memiliki kemampuan yang cukup efektif untuk menyamarkan bahkan mengatasi permasalahan ini. Sayangnya, hidrokuinon memiliki banyak efek samping. Inilah alasan mengapa sebaiknya kamu harus mendapatkan persetujuan dokter kulit sebelum menggunakannya.

Kini banyak “oknum jahat” yang menyalahgunakan fungsi hidrokuinon dalam kosmetik. Oknum ini menggunakan hidrokuinon dengan konsentrasi tinggi untuk dijadikan krim pemutih dan dijual bebas di pasaran.

Padahal, hidrokuinon hanya berfungsi untuk mengatasi hiperpigmentasi pada area kulit tertentu, bukan untuk seluruh permukaan wajah. Apalagi dengan harapan wajah putih bersih secara merata. Penggunaan hidrokuinon juga hanya untuk jangka pendek, bukan digunakan secara rutin dalam jangka Panjang. 

2. Dapat Menyamarkan Noda Bekas Jerawat

manfaat hydroquinone

Hidrokuinon mampu menyamarkan noda bekas jerawat. Sesuai dengan fungsi utamanya, hydroquinone bisa kamu pakai saat kulit wajah penuh dengan bekas jerawat.

Tak perlu mengoleskannya ke seluruh wajah, kamu hanya fokus pada bintik hitam bekas jerawat yang ada di wajah. Oleskan tipis-tipis saja, dengan pemakaian hanya beberapa minggu.

Gunakan hidrokuinon dengan dosis rendah, dalam jangka waktu 1-3 bulan. Tentu saja kamu juga harus konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

3. Hidrokuinon Bantu Samarkan Noda Melasma

Hidrokuinon juga bisa membantu menyamarkan melasma. Melasma merupakan kondisi kelainan pada kulit, baik yang ada di bagian kulit wajah maupun bagian tubuh lainnya. 

Umumnya, ciri melasma berupa bercak coklat yang ada di permukaan kulit. Kondisi kulit ini memang tampak mirip dengan flek hitam. Sekilas, kamu mungkin tak bisa membedakannya, sehingga perlu konsultasi dokter untuk mengetahui apakah bintik tersebut termasuk melasma atau bukan.

Hidrokuinon berfungsi untuk menyamarkan melasma agar kulit menjadi lebih mulus merata. Sifat hidroquinon ini bisa mengikis melanin dalam kulit pembentuk warna coklat.

4. Penggunaan Hidrokuinon dalam Skincare Aman Asal Konsultasi Terlebih Dahulu

apakah hydroquinone berbahaya

Agar penggunaan hidrokuinon tidak menimbulkan efek samping, kuncinya yaitu konsultasi dokter. Secara umum, dokter (dokter kulit/bidang kecantikan) akan memahami bagaimana karakteristik hidrokuinon. 

Dengan mengetahui kondisi kulit dan tubuh, dokter bisa merekomendasikan penggunaan hidrokuinon. Hidrokuinon akan sangat berbahaya jika tubuh tidak siap menerimanya. 

Jika kamu memiliki riwayat asma, memiliki permasalahan pada kesehatan ginjal, bahkan penyakit kulit seperti psoriasis atau eksim, maka kamu tidak bisa menggunakan bahan aktif ini.

5. Hidrokuinon Menimbulkan Reaksi pada Bahan Aktif Tertentu

Jika sedang menggunakan bahan herbal tertentu, sebaiknya konsultasikan hal ini pada dokter. Hal ini berguna untuk mengantisipasi terjadinya interaksi antar obat yang akan membahayakan kesehatan kulit, bahkan tubuh kamu.

Misalnya seperti interaksi hidrokuinon dan hydrogen peroxide yang membentuk noda membandel pada kulit. Bisa juga iritasi yang mungkin timbul akibat interaksi hidrokuinon dengan krim penghilang bulu, alkohol, jeruk nipis, rempah, dan kandungan lain dalam sabun atau shampoo. 

Tidak seperti kebanyakan bahan aktif, penggunaan hidrokuinon juga akan sangat berbahaya jika kamu memiliki alergi terhadap obat tertentu. Salah satunya seperti obat dengan kandungan sulfat

6. Banyak Negara Melarang Penggunaan Hidrokuinon Secara Penuh

efek samping hydrokuinone

Hidrokuinon memang terkenal karena hasil yang nyata dan cepat. Tapi, efek samping hidrokuinon juga terkenal cukup berbahaya jika tidak digunakan berdasarkan anjuran dan pengawasan dokter. 

Akibatnya, banyak negara yang melarang penggunaan hidrokuinon dalam produk kecantikan. Misalnya seperti inggris, eropa, dan jepang. Namun, bahan aktif ini tidak mendapatkan pelarangan edar di Indonesia. Hanya penggunaan dosisnya dibatasi sesuai dengan peraturan BPOM.

Batas kandungan hidrokuinon yang diperbolehkan yaitu 2% sampai 4% dari total konsentrasi komposisi pada produk perawatan kulit. Hal ini pun harus dibarengi dengan pengawasan dokter. 

7. Ada Kebijakan Maksimum Batas Waktu Penggunaan Hidrokuinon

Hidrokuinon merupakan obat untuk permasalahan kulit dalam jangka pendek, dan tidak untuk jangka panjang. Maka dari itu, selain pembatasan dosis, jangka waktu pemakaian bahan aktif ini juga dibatasi. 

Dengan penggunaan jangka panjang, hidrokuinon bukan membuat permasalahan kulit hilang, tapi justru akan menimbulkan berbagai permasalahan baru. Kulit justru menjadi tidak putih, melainkan hitam kebiruan. Selain itu juga muncul jerawat papula yang berbeda dari jerawat umumnya.

Beberapa efek samping lain yang akan muncul dari penggunaan hidrokuinon dalam jangka panjang meliputi:

  1. Kulit melepuh 
  2. Iritasi
  3. Kulit terkelupas
  4. Kulit kering dan kurang hidrasi
  5. Bentol-bentol pada kulit
  6. Kulit pecah
  7. Kulit melepuh
  8. Perubahan warna kulit tidak wajar yang signifikan 

Umumnya, beberapa efek samping tersebut hanya muncul sementara dan akan hilang dalam beberapa hari atau minggu setelah berhenti mengaplikasikan kandungan hidrokuinon. Jika efeknya tidak hilang dalam waktu lama, maka perlu tindak lanjut dokter. 

Selain beberapa efek samping tersebut, hidrokuinon juga menimbulkan efek samping serius seperti Ochronosis. Efek ini akan muncul dalam penggunaan jangka panjang minimum 5 bulan pemakaian.

8. Berbahaya Bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Penggunaan hidrokuinon tidak dianjurkan bagi ibu hamil dan menyusui. Penelitan Canadian Family Physician menyebutkan jika kandungan ini mampu menyerap ke dalam kulit hingga 35-45%. Ini akan berbahaya bagi kondisi janin dan juga bisa menyebabkan keguguran.

Sebaiknya konsultasi dengan dokter terkait penggunaan bahan hidrokuinon. Tanpa adanya pengawasan dan rekomendasi dokter, hidrokuinon berdampak buruk pada kondisi tubuh dan janin dalam kandungan. Apalagi jika kamu menggunakan konsentrasi hidrokuinon lebih dari batasannya.

Sekarang sudah paham ya apa saja fakta hydroquinone. Bahan aktif ini aman, namun harus dengan resep, rekomendasi, dan pengawasan dari dokter. Tanpa itu, kamu bisa mendapati berbagai efek samping yang cukup berbahaya. Untuk mendapatkan manfaat yang sama, kamu juga bisa mencoba beberapa kandungan skincare pengganti hydroquinone.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *